Bekas Pemain tengah Inter Milan Nicola Berti Menghina Zlatan Ibrahimovic

Bekas Pemain tengah Inter Milan Nicola Berti Menghina Zlatan Ibrahimovic

Bekas Pemain tengah Inter Milan Nicola Berti Menghina Zlatan Ibrahimovic – Bekas pemain tengah Inter Milan Nicola Berti menghina Zlatan Ibrahimovic selesai tidak berhasil menghindari AC Milan dari kekalahan di derby della madonnina.

Ibrahimovic jadi unggulan Milan kembali di pertandingan musuh Inter. Di tatap muka awalnya, dia sukses cetak 1 gol, Namun kesempatan ini Ibrahimovic tidak berdaya. Langkah Bermain Slot Online Menang Banyak Dia benar-benar tidak dapat membobol gawang Inter.

Tidak hanya itu, Ibrahimovic tidak berhasil menghindari Milan dari kekalahan mutlak. Inter membuat Rossoneri bonyok dengan score 3-0.

Bekas Pemain tengah Inter Milan Nicola Berti Menghina Zlatan Ibrahimovic

Terkejut Saksikan Inter yang Perkasa Atas Milan

Inter Milan menang cepat. Dalam tempo lima menit, Bandar Judi Slot Online 24 Jam  mereka dapat membobol gawang AC Milan lewat Lautaro Martinez.

Selanjutnya di menit ke-57, Lautaro kembali mencatat namanya di papan score. Dituruti selanjutnya oleh Romelu Lukaku di menit ke-66, Judi Online Resmi Selesai laga, Nicola Berti akui kaget. Dia tidak menduga Inter dapat demikian perkasa atas Milan.

“Itu bukan laga yang gampang untuk Inter, kami menanggung derita sepanjang 10 atau 15 menit, tapi mustahil memenangi derby tanpa kesengsaraan. Saya tidak menduga Inter lebih unggul,” katanya seperti dikutip Football Italia.

Olokan Berti Pada Ibrahimovic

Di laga AC Milan versus Inter Milan itu, Bandar Slot Terbesar Zlatan Ibrahimovic tidak main penuh sepanjang 90 menit. Dia diambil keluar di menit ke-75 dan diganti Samuel Castillejo.

Waktu itu Milan telah dalam status ketinggalan 3-0. Selesai pertandingan, Nicola Berti juga berani melemparkan hasutan pada pemain Swedia itu.

“Bicara mengenai itu, kenapa Ibra tinggalkan lapangan lebih cepat? Apa itu untuk lakukan latihan Sanremo?” ledeknya, bermain di mesin slot Zlatan Ibrahimovic sendiri akan turut berperan serta di festival musim Sanremo. Festival itu digelar mulai dari 2 sampai 6 Maret. Saat itu pelatih AC Milan Stefano Pioli awalnya mengutarakan si penyerang tidak main penuh musuh Inter Milan karena alami kram.